Ganjar Tengok Warga Demak Korban Banjir Disambut Antusias Dan Sukacita

DEMAK – jurnalsatu.id

Duka mendalam akibat bencana banjir terlihat di wajah para pengungsi yang ada di Desa Cangkring Rembang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng). Namun, semburat bahagia dan sukacita turut menghiasai raut wajah mereka saat dikunjungi Ganjar Pranowo, Jumat (22/3/2024) sore.

Warga Demak begitu antusias saat mantan Gubernur Jawa Tengah itu tiba di lokasi banjir sekira pukul 15.00 WIB. Ketika Ganjar turun dari mobil, ia langsung disambut warga yang sedang istirahat di tenda pengungsian. Bahkan, sebagian berlari-lari menyambut kedatangan Ganjar.

“Pak Ganjar, terima kasih sudah menengok kami,” ucap warga.

Ganjar kemudian menengok tenda-tenda pengungsian yang berdiri di sepanjang jalan pantura Demak-Kudus itu. Ia juga sempat melihat kondisi dapur umum dan ngobrol dengan ibu-ibu yang sedang memasak di sana.

“Di sini ada beberapa dapur umum. Yang ini masak untuk 500 warga, tadi sebelah sana 200 warga. Terima kasih ya Pak Ganjar sudah membantu bahan makanan,” kata Lurah Cangkring Rembang, Asrofah.

Asrofah menambahkan, pihaknya masih mengharapkan bantuan dari berbagai pihak. Bantuan yang paling diharapkan adalah berbagai kebutuhan untuk lansia, ibu dan anak.

“Yang kami butuhkan dan masih kekurangan di sini pampers untuk manula Pak Ganjar, juga susu ibu hamil, susu balita, dan fasilitas MCK manula, semoga bisa dibantu Pak,” kata Asrofah.

Ganjar mendengarkan semua keluhan dari Asrofah maupun dari pengungsi lainnya. Ia juga menyempatkan bercanda dengan sejumlah anak-anak di tenda pengungsian. Suasana semakin meriah ketika Ganjar membagikan mainan pada anak-anak itu.

Ditemui seusai menengok para pengungsi, Ganjar mengatakan ia sengaja menjenguk warga terdampak banjir di Demak. Ia juga datang membawa bantuan yang dibutuhkan para pengungsi.

“Saudara-saudara kita ini butuh banyak bantuan. Kalau sembako cukup, makanan relatif punya. Ada masukan bagus tadi, ‘Pak kami yang lansia dan difabel butuh tempat MCK, maka akan kami bangun yang portable dengan bantuan para aktivis di sini, nanti material saya yang kirim,” ucap Ganjar.

Selain itu, lanjut Ganjar, susu untuk ibu hamil, balita, popok orang dewasa dan lainnya juga dibutuhkan. Ganjar mencatat dan akan menggerakkan masyarakat untuk saling membantu.

“Secara keseluruhan kondisi para pengungsi bagus, sudah enam hari di pengungsian. Hanya saja ada beberapa lansia yang sudah berusia 80 tahun, saya minta jadi perhatian dan dicek rutin,” pungkasnya.

 

Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *