Anggota PPDI Batang Menduga, Dana Iuran Anggota Di Gunakan Untuk Kepentingan Diluar Organisasi

 

BATANG – JurnalSatu.Id,
Penarikan dana Iuran anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Batang diduga kebijakan sepihak yang dilakukan oleh Ketua PPDI Kabupaten Batang.

Menurut keterangan dari salah satu perangkat desa (Anggota) yang tidak ingin disebutkan namanya, menuturkan, bahwa penarikan dana Iuran wajib yang dilakukan oleh organisasi PPDI Kabupaten Batang tanpa kesepakatan yang jelas. Dana Iuran wajib yang ditarik senilai 10 ribu perbulan dan 3 ribu iuran pembangunan gedung sekretariat PPDI. Penarikan iuran tersebut melalui rekening anggota yang secara otomatis dipotong setiap bulannya.

“Per anggota dipotong setiap bulannya sebesar 13 ribu rupiah dengan rincian 10 ribu iuran wajib untuk organisasi dan 3 ribu iuran untuk pembangunan gedung sekretariat PPDI, Iuran tersebut dipotong secara otomatis melalui rekening bank anggota masing-masing , namun yang kami sayangkan pemotongan melalui rekening bank tersebut pihak bank tidak mengkonfirmasi kepada kami bahwa ada pemotongan senilai 13 ribu rupiah. Kami juga mempertanyakan iuran 3 ribu rupiah dengan dalih atau alasan untuk pembangunan gedung sekretariat PPDI yang hingga sekarang masih di tarik iurannya, padahal gedung PPDI sudah selesai dibangun,” terangnya, Kamis,(20/6/24).

Perlu diketahui anggota PPDI Kabupaten Batang jumlah anggota ribuan, sehingga dalam persoalan ini perlu adanya penjelasan yang gamblang dari pihak PPDI, sehingga tidak terjadi isu dan polemik liar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi atau pernyataan resmi dari Ketua PPDI Kabupaten Batang yakni Haji Karnoto.

Apabila ada pihak yang berkeberatan dengan pemberitaan ini silahkan untuk mengajukan hak jawab. (Fns/Idr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *