Ketua Komisi A DPRD Pati, Ir. Bambang Susilo

Ketua Komis A DPRD Pati Dorong Pemkab Perhatikan Nasib PKL Alun-alun Kembangjoyo

JurnalSatu.id РPATI, РKondisi Alun-alun Kembangjoyo tidak sesuai dengan harapan para Pedagang Kaki Lima (PKL). Lokasi yang digadang-gadang menjadi pusat beraktivitas PKL ini kurang diminati masyarakat, sehingga kondisinya dari waktu ke waktu semakin sepi. Sejumlah lapak memilih tutup, sehingga situasi di area tepi jalur Pantura ini bertambah semakin sepi.

Hal ini mendapat respon Ketua Komisi A DPRD Pati, Ir. Bambang Susilo. Menurutnya, keberadaan Alun-alun Kembangjoyo yang berada di tepi jalur Pantura ini sedianya digunakan sebagai pusat keramaian yang dihuni oleh para PKL yang dulu berjualan di Alun-alun Simpang Lima Pati.

Akan tetapi, Bambang mengaku sering mendapat aduan dari para pedagang di lokasi, bahwa tempat tersebut tidak seramai awal-awal dibuka. “Ini PR bagi Pemkab untuk memperhatikan nasib para PKL di sana,” ujar Bambang.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap, Pemkab Pati melalui OPD terkait bisa ikut memberikan solusi, agar tempat tersebut dapat ramai kembali. “Kasihan para pedagang kaki lima yang mengais rejeki disana kalau kondisinya semakin sepi,” sambung Bambang.

Bambang menambah akan, jika Alun-alun Kembangjoyo ini ramai, maka keberadaan alun-alun Kembangjoyo ini dapat turut mendongkrak perekonomian masyarakat. Kompleks pusat kuliner yang dibangun pada 2021 itu merupakan peralihan dari PKL dari alun-alun Simpanglima yang sebelumnya telah direlokasi di belakang GOR Pesantenan. Komolek yang berada di Kelurahan Kalidoro ini sebenarnya diharapkan untuk membuka usahanya di tempat-temat yang ramai.

Oleh karena itu, Bambang berharap, Pemerintah Kabupaten Pati memberikan kebijakan agar nasib para pedagang kali lima di alun-alun Kembangjoyo itu dapat diperhatikan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *